Seorang psikiater menghadapi kasus sangat langka. Seorang anak umur sepuluh tahun terindikasi sakit mental. Kepribadiannya bermasalah, ketagihan obat tidur, membunuh binatang piaraan dengan kejam. Mimpi-mimpinya begitu menjerat, tapi meneror, membuatnya kesulitan membedakan antara realitas dan khayalan. Bagaimana bisa anak sekecil itu mengalami hidup yang tampak mustahil? Apa dia bukan cuma pembohong yang sangat lihai memanfaatkan kepolosannya? Once Upon a Dream meledakkan kisah bencana pengasuhan, perundungan, trauma, sekaligus pertarungan menghadapinya dengan menumbuhkan kepercayaan dan kasih sayang. Penuturannya juga mengeksplorasi ide tentang pelarian diri, utopia, dan kemungkinan adanya realitas alternatif. Di tengah isu kesehatan mental, novel ini menggugah empati sekaligus memberi pandangan lebih dalam tentang kondisi mental pengidapnya.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.