Dimas duduk termenung di tepi jendela, menatap hujan yang tak henti-hentinya mengguyur kota. Di luar sana, dunia tampak terus bergerak, namun di dalam dirinya, waktu terasa berhenti. Segala usaha yang ia lakukan untuk mencapai impian terasa sia-sia. Kegagalan demi kegagalan datang bertubi-tubi, meninggalkan luka yang semakin sulit disembuhkan. Ia merasa terjebak dalam kegelapan, seolah tak ada jalan keluar dari semua ini.... kisah selanjutnya ada di "Jangan Pernah Menyerah".....
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.