Hujan selalu memiliki cerita. Ia datang membawa kenangan, membisikkan luka lama, sekaligus memberi harapan baru. Bagi Aira, hujan bukan sekadar air yang jatuh dari langit
### Buku "Ketika Hujan Jatuh" karya M.P. Andriastuti mengisahkan perjalanan Aira, seorang wanita yang kembali mengingat masa lalu melalui hujan, sebuah simbol penting dalam hidupnya. Dari kenangan-kenangan yang muncul setiap kali hujan turun, Aira menemukan petunjuk tentang peristiwa-peristiwa yang telah mengubah jalannya hidup. Masa kecilnya dipenuhi oleh suara rintik hujan di atap rumah, dan ibunya selalu menganggap hujan sebagai berkah. Namun, bagi Aira, hujan adalah saksi dari peristiwa-peristiwa yang sulit dilupakan, seperti kehilangan sahabat dan ayah yang pergi tanpa kembali. Seorang pria dengan jaket hitam bertemu Aira di tengah hujan, mengembalikan payungnya yang terbawa angin. Wajah pria tersebut terasa familiar, membangkitkan rasa penasaran dan ketakutan Aira. Melalui hujan yang turun deras, Aira mencapai pemahaman baru tentang masa lalu dan dirinya, merasa bahwa perjalanannya baru saja dimulai. ini menunjukkan bahwa hujan dalam buku ini tidak hanya fenomena alam, tetapi juga penanda perubahan hidup yang signifikan.
Unduh untuk perangkat lain: