Malam itu, hujan turun deras, mengetuk-ngetuk jendela rumah tua yang berdiri di tepi desa. Kilatan petir sesekali menerangi lorong-lorong panjang yang penuh dengan bayangan gelap. Di dalam rumah itu, seorang anak laki-laki berdiri di depan sebuah pintu kayu yang usang. Tangannya gemetar saat meraba permukaan pintu yang terasa dingin dan kasar. Sejak pertama kali pindah ke rumah ini, Raka selalu merasa ada sesuatu yang tidak beres. Suara bisikan samar terdengar di malam hari, langkah kaki yang tidak terlihat bergema di sepanjang lorong, dan terutama, pintu kayu di loteng yang selalu terkunci rapat seakan menyimpan sesuatu di baliknya.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.