Di sebuah kota yang tak pernah tidur, langit malam lebih sering tertutup oleh lapisan cahaya buatan. Bintang-bintang seolah hilang ditelan gemerlap kota yang tak pernah henti. Alia sering menatap langit, berharap menemukan setitik cahaya yang bisa menerangi kegelapan hatinya. Tapi yang dia temui hanya kekosongan
Kota yang tak pernah tidur terbungkus dalam keheningan, namun langit malamnya dipenuhi cahaya buatan yang menelan bintang-bintang seakan hilang. Di tengah keramaian itu, Alia, seorang gadis berusia dua puluh satu tahun, merasa seperti bintang yang tak pernah bersinar. Dia menatap langit, berharap menemukan setitik cahaya yang bisa menerangi kegelapan hatinya, tapi yang dia temui hanya kekosongan. Alia merasa dikelilingi impian dan ambisi orang lain, yang sering membuatnya merasa tenggelam. Setiap langkah yang diambil terasa sia-sia, setiap usahanya selalu kurang. Dalam perjalanan pencariannya, Alia belajar bahwa untuk menemukan cahaya, seseorang harus berani menghadapi kegelapan terlebih dahulu. ini menggambarkan perjalanan introspektif Alia menuju pemahaman bahwa dalam kegelapan, cahaya bisa ditemukan jika hati cukup berani.
Unduh untuk perangkat lain: