Allah adalah pendidik hakiki (Rabbul ''''alamin). Hasil pendidikan-Nya yang bersifat theistik ini berupa ilmu dan aneka daya yang tersimpan dalam jiwa manusia, terutama manusia ummi. Lalu Dia mengutus Rasul agar menginternalisasikan ilmu dan daya itu ke dalam perilaku manusia melalui pendekatan profetik (an-nubuwwah), yang terdiri atas tahap tilawah, tazkiyah, dan ta''''lim. Tilawah dilakukan dengan membaca ayat-ayat Allah yang terhampar pada alam semesta yang terangkum dalam Sunnatullah. Pemahaman ayat tersebut dikembangkan dan dibersihkan melalui proses tazkiyah, sehingga manusia siap untuk mempelajari kehidupan dengan memadukan antara ilmu dogmatis (Alkitab) dengan abstraksi pengalaman hidupnya (Alhikmah).
singkat buku "Pendekatan Profetik Menggagas Teori Pendidikan Alternatif" oleh Syihabuddin, yang diterbitkan oleh UPI Press, mencakup tiga bagian utama 1. Pendahuluan Bagian ini membahas tentang tantangan pendidikan Islam saat ini dan bagaimana pendekatan profetik dapat menawarkan solusi terhadap masalah kualitas pendidikan yang masih dianggap tidak memadai. 2. Pendekatan Profetik dalam Kerangka Pendidikan Islam Penulis menjelaskan mengapa pendekatan profetik relevan dan penting, serta merumuskan kerangka pendekatan tersebut dalam konteks Islam. 3. Pedagogik Spiritual dan Karakteristik Masyarakat Ummi dalam Pendekatan Profetik Bagian ini mendalami konsep pedagogik spiritual dan karakteristik masyarakat ummi sebagai sasaran pendidikan. ini menggambarkan fokus utama buku tersebut pada pembenahan pendidikan Islam dengan pendekatan yang mengacu pada profetisme, serta implikasinya dalam pembentukan karakter dan pedagogik spiritual.
Unduh untuk perangkat lain: