Salah satu agenda dalam pembangunan internasional adalah Sustainable Development Goals (SDGs). Semua negara diharapkan mampu mencapai target yang telah ditentukan dalam SDGs dengan tenggat waktu sampai tahun 2030. Namun, persoalan di lapangan menunjukkan bahwa target tersebut nampaknya akan sulit tercapai mengingat banyak hal teknis yang mempengaruhi tingkat capaian. Sehingga, yang menjadi solusi saat ini adalah bagaimana meminimalkan resiko dan di saat yang sama meningkatkan capaian. Di Indonesia, tujuan SDGs nomor 6 yaitu terkait air dan sanitasi telah mendapat perhatian yang serius dari pemerintah. Terlebih, pemerintah Indonesia mendapatkan bantuan teknis dari pemerintah Amerika Serikat melalui program IUWASH. Singkatnya, program ini menjadi pilar utama dalam upaya pencapaian target di tahun 2030. Sebagai penopang, IUWASH menggunakan strategi capacity building di salah satu lokasi program yaitu di Kabupaten Malang. Antara tahun 2020-2022, IUWASH telah menampakkan hasil yang baik. Masyarakat telah memahami perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), terdapat peningkatan peran perempuan dalam pengambilan keputusan serta pembangunan saran dan prasaran Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang kesemuanya mengarah pada perbaikan kesehatan masyarakat. Tetapi, buku ini tidak hanya memberikan narasi tentang keberhasilan program, tapi tentang strategi capacity building yang pada akhirnya berhasil memunculkan elite baru di desa. Dalam pembangunan internasional, munculnya elite baru sebagai "unintended consequences" dari sebuah progam perlu dimaknai sebagai titik awal perdebatan tentang apakah program dirancang sebagai solusi praktis persoalan pembangunan ataukah sebagai media di mana tujuan sebenarnya disisipkan.
singkat buku ini dapat disajikan sebagai berikut --- Buku Air dan sanitasi, dua aspek vital dalam kehidupan masyarakat Indonesia, menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Ketersediaan air bersih tanpa sistem sanitasi yang baik, dan sebaliknya, akan menghasilkan banyak persoalan kesehatan. Dalam konteks internasional, air bersih dan sanitasi telah diprioritaskan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Program IUWASH, yang merupakan singkatan dari Integrated Urban Water, Sanitation, and Hygiene, telah berperan penting dalam pengembangan masyarakat, terutama di desa. Dalam konteks ini, penulis menggali latar belakang dan dinamika program tersebut, termasuk peran tokoh-tokoh kunci yang menjadi pemangku kepentingan baru di pemerintah desa. Selain itu, buku ini juga membahas bagaimana peran perempuan dalam setiap kegiatan IUWASH dan kontribusi mereka sebagai sistem dukungan yang efektif. --- ini ringkas namun mencakup inti dari penelitian dan temuan yang dijelaskan dalam buku, sesuai dengan konteks yang diberikan.
Unduh untuk perangkat lain: