Di balik lebatnya hutan tersembunyi, hidup dua sahabat luar biasa, Tata si harimau Tasmania dan Wawa si harimau Jawa—dua spesies yang dianggap telah punah. Melalui kisah petualangan mereka, kita diajak untuk merenungkan bagaimana tindakan manusia memengaruhi keberlangsungan kehidupan hewan. Akankah manusia menyadari dampak dari perbuatannya sebelum segalanya terlambat?
### --- Bumi Tersisa Rasa Sayang dan Kebijaksanaan Dalam cerita ini, penulis menyampaikan pesan penting tentang perlindungan hewan yang sudah punah, seperti harimau Tasmania dan harimau Jawa. Cerita dibagi menjadi dua bagian utama pertama, kisah perjalanan Tata, seorang harimau Tasmania, dan Wawa, harimau Jawa, yang telah berlari dari kehidupan mereka sebagai hewan biasa di Australia dan Pulau Jawa menuju hutan tersembunyi. Kedua, cerita menggambarkan bagaimana manusia memburu dan membakar hutan, menyebabkan hewan-hewan tersebut harus mencari perlindungan. Penulis mengungkapkan rasa syukur atas anugerah Tuhan yang telah memberikan ide-ide bagi penulisan cerita ini. Cerita bertujuan untuk mendidik pembaca tentang kehancuran spesies hewan yang sudah punah dan menumbuhkan empati terhadap hewan-hewan di sekitar kita, serta pentingnya menjaga dan melindungi mereka. --- Kisah ini dirancang dengan menyederhanakan fakta-fakta tentang kepunahan spesies hewan tersebut, sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Penulis mengakhiri cerita dengan harapan terus banyak penulis lain yang menceritakan tentang kasih sayang kepada hewan dan ancaman kepunahan para hewan. --- ini dirancang untuk menarik perhatian pembaca potensial, menjelaskan tujuan utama cerita serta pesan moralnya.
Unduh untuk perangkat lain: