Hidup dalam satu masyarakat majemuk seperti Indonesia adalah tantangan, tetapi juga kekayaan. Studi ini diharapkan membuka mata dan hati banyak orang tentang kerentanan
MENIADAKAN ATAU MERANGKUL? Diterbitkan oleh Gunung Mulia, Jakarta, tahun 2012. Buku ini membahas tema penting mengenai teologi sosial Kristen Protestan dalam konteks modernisasi dan demokrasi di Indonesia. Penulis, Dr. Julianus Mojau, adalah pendeta dan akademisi yang memiliki pengalaman panjang dalam bidang teologi dan pendidikan. Buku ini merupakan hasil dari penelitian dan pengalaman pribadi Dr. Mojau, yang telah merangkul perjuangan mendidik dan mendukung masyarakat di Halmahera. singkat buku ini --- Dr. Julianus Mojau, seorang pendeta dan akademisi yang memiliki pengalaman mendidik dan merangkul masyarakat di Halmahera, mengajak pembaca untuk memahami dan menerapkan teologi sosial Kristen Protestan dalam konteks modernisasi dan demokrasi di Indonesia. Buku ini memaparkan bagaimana pengamalan Kerajaan Allah dapat menegakkan keadilan dan damai sejahtera di masyarakat yang majemuk, dengan menggali konsep kemanusiaan dalam demokrasi Pancasila dan mempromosikan minoritas kreatif sebagai format politik. --- Karya ini diharapkan dapat membuka mata dan hati banyak orang tentang kerentanan masyarakat Indonesia karena kemajemukan agama yang ada. Dengan demikian, kita dapat memilih untuk merangkul keberagaman sebagai berkat, bukan tantangan. Buku ini juga mendapat penghargaan "Award" 2008 dari institusi yang terkait. --- Hidup dalam masyarakat majemuk Indonesia adalah tantangan, tetapi juga kekayaan. Buku ini dapat menjadi alat membantu kita menuju keadilan dan sejahtera bagi semua umat Allah.
Unduh untuk perangkat lain: