Buku ini merupakan buku penghormatan dan ucapan selamat bagi Prof. Samuel Benyamin Hakh, D.Th. atas diraihnya gelar guru besar menjelang masa purna bakti sebagai dosen di STFT Jakarta. Tulisan-tulisan dalam buku ini lahir dari para rekan, sahabat, dan teman Prof. Samuel B. Hakh, sebagai ucapan syukur atas pencapaian akademik tersebut. Dalam keseharian, Prof. Samuel B. Hakh merupakan orang yang tekun, tertib, terukur, dan teratur. Hal ini membuktikan bahwa
### Buku ini merupakan buku penghormatan dan ucapan selamat bagi Prof. Samuel Benyamin Hakh, D.Th., atas diraihnya gelar guru besar menjelang masa purna bakti sebagai dosen di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Jakarta. Melalui lima tulisan pertama, buku ini membahas usaha untuk menggali relevansi pesan teks Alkitab bagi jemaat dan gereja di Indonesia, yang bergumul dengan masalah identitas dan praktis lainnya. Dua tulisan berikutnya menelusuri hal-hal yang bisa dipelajari dari sejarah gereja untuk perkembangan jemaat dan gereja di Indonesia. Tulisan-tulisan selanjutnya membahas bagaimana jemaat dan gereja di Indonesia bergumul dengan berbagai isu dan masalah kontekstual yang menuntut pandangan dan sikap dari gereja sebagai institusi maupun komunitas. Buku ini juga mencerminkan perhatian Prof. Hakh terhadap jemaat dan gereja, baik melalui usahanya dalam bidang akademik maupun melalui kesediaannya menjadi Ketua Umum Gereja Protestan di Indonesia (GPI) periode 2010-2015. Semua tulisan dalam buku ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa olah pikir dalam berteologi akhirnya mesti bermuara pada sejauh mana hal tersebut bermanfaat atau relevan bagi kebutuhan jemaat dan gereja di Indonesia.
Unduh untuk perangkat lain: