Caca terlahir dengan kecantikan alami, kecerdasan di atas rata-rata dan keluarga yang mapan serta harmonis. Lulus sarjana dengan predikat cum laude di usia 19 tahun, diterima di perusahaan tambang ternama membuat hidup Caca nyaris sempurna. Tapi Tuhan menitipkan sebuah keistimewaan yang membuat kisah hidup dan cintanya jadi tak biasa. Di balik kehidupannya yang diinginkan semua orang, mengapa Caca ingin melepaskannya? Di balik Bian, Agam bahkan Jimmy, impian para wanita, kenapa memilih Akung-sahabatnya?
### --- Tentang Caca Terurai Tak Terlepas Karya Agisty Puteri --- Caca, seorang penulis dengan hobi membaca dan menulis yang mendalam, merangkai kisahnya dalam novel ini. Novel ini merupakan gabungan dari khayalan pribadi dan curhatan sahabat-sahabatnya selama bertahun-tahun. Meskipun sebagian besar alur ceritanya terinspirasi dari curhatan sahabat, Caca telah mendapat izin untuk mengadaptasinya. Novel ini berawal pada tahun 2008, ketika Caca pertama kali menulis cerita ini di awal tahun. Selama proses penulisannya, Caca sering mengalami baper sendiri akibat gaya penulisan yang berantakan, typo, dan plot yang nge-blank. Meski begitu, ia terus menulis dan memperbaiki karya ini. Novel ini terdiri dari beberapa bagian yang menampilkan perjalanan emosional Caca, mulai dari keadaan yang semu hingga ke dalam emosi terdalam. Bagian-bagian seperti "Balada Romansa Caca (Semudah Itu?)" dan "Balada Romansa Caca (Terdalam)" menunjukkan perjalanan Caca dalam mencari cinta dan kebahagiaan. "Ketika Usai" dan "Persahabatan Bagai Kepompong!" menunjukkan kekuatan persahabatan dalam hidupnya. Novel ini juga menggambarkan tantangan hidup Caca, mulai dari kesulitan yang dihadapi hingga keadaan yang terasa terlalu nyaman di zona aman. "Caca Move On" dan "Caca More Move On" menunjukkan perjuangan Caca untuk melangkah maju dan menerima perubahan. "Caca dan Sebuah Kesalahan" dan "Ibarat Menggenggam Pasir" menunjukkan ketakutan dan kesadaran Caca terhadap perjalanan hidupnya. "Caca dengan Segala Kewarasannya" dan "Terlalu Nyaman di Zona Aman" menunjukkan perjuangan Caca untuk keluar dari zona nyaman dan mengejar impian. Novel ini merupakan karya pertama Caca yang diterbitkan, dan menunjukkan evolusi dalam gaya penulisannya. Meskipun ada beberapa kekurangan, novel ini mengeksplorasi berbagai aspek emosi dan perjalanan hidup, membuatnya menjadi sebuah karya yang unik dan menarik. --- Agisty Puteri --- --- *Terbit di Loka Media Cabang Riau, 2022*
Unduh untuk perangkat lain: