Jagung merupakan salah satu komoditas pangan andalan di Indonesia. Oleh karena itu identifikasi dan penanganan faktor-faktor yang dapat mengancam keberhasilan budidaya tanaman jagung perlu dilakukan dengan tepat. Salah satu aspek yang perlu diwaspadai adalah keberadaan hama invasif yaitu hama yang berasal dari luar wilayah Indonesia dan telah menyebar dengan cepat hampir di seluruh Indonesia. Ada dua jenis hama invasif tanaman jagung yaitu ulat grayak frugiperda dan wereng jagung. Karena merupakan hama baru maka diperlukan pengenalan terhadap kedua jenis hama tersebut dari berbagai aspeknya seperti morfologi, siklus hidup, gejala serangan dan strategi pengendaliannya. Hama invasif adalah spesies hama yang bukan asli atau berasal dari luar suatu wilayah (non indigenous species) yang mampu beradaptasi serta berkembang biak dan tersebar dengan cepat di wilayah yang diinvasinya. Buku ini hadir guna menguraikan informasi mendetail mengenai hama invasif ulat grayak frugiperda dan wereng jagung. Ulat grayak frugiperda dan wereng jagung merupakan dua jenis hama invasif pada tanaman jagung. Dengan adanya dua jenis hama invasif ini maka diperlukan pengenalan mulai dari morfologi, siklus hidup, gejala serangan, dan strategi pengendaliannya. Berikut Daftar Isi Buku Pertanian berjudul Buku Hama Invasif Pada Tanaman Jagung dan Strategi Pengendaliannya, diantaranya: Hama Invasif Ulat Grayak Spodoftera Frugiperda (FAW) Wereng Jagung Pengendalian Hama Invasif
"Hama Invasif Pada Tanaman Jagung dan Strategi Pengendaliannya" Buku ini berfokus pada hama invasif yang mengancam tanaman jagung, khususnya ulat grayak frugiperda dan wereng jagung. Melalui analisis mendalam dan strategi pengendalian, buku ini memberikan wawasan lengkap tentang jenis hama, cara hidup, tingkah laku serangga hama, bagian tanaman yang diserang, dan cara merusak tanaman. Selain itu, buku ini juga membahas berbagai strategi pengendalian yang dapat dilakukan untuk mengurangi kerusakan yang diakibatkan oleh hama tersebut. Tujuan utamanya adalah untuk membantu petani dan penyuluh pertanian dalam melakukan tindakan pengendalian yang efektif, sehingga tanaman jagung dapat berproduksi secara optimal dan masyarakat mendapatkan keuntungan dari usahatani yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Selain itu, buku ini juga menggali berbagai sumber informasi, termasuk penyuluhan, pelatihan, media sosial, dan buku-buku yang dapat diakses oleh masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang serangga hama. Buku ini bertujuan untuk menjadi referensi yang berharga dalam pengelolaan hama jagung di Indonesia.
Unduh untuk perangkat lain: