Buku ini mengajak kita untuk memahami dan menerapkan sikap qanaah, yaitu rasa cukup yang lahir dari rasa syukur, dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern. Dengan pendekatan Islam, qanaah dapat menjaga jiwa dari godaan materialisme, mengarahkan kita menuju kebahagiaan sejati, dan menghadirkan kedamaian hati. Juga membahas cara mengatasi kecenderungan konsumtif dan mempraktikkan qanaah dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk dalam keluarga, pergaulan sosial, hingga bijak dalam penggunaan teknologi.
### "Merasa Cukup dengan Perilaku Qanaah" Buku "Merasa Cukup dengan Perilaku Qanaah" oleh Nuri Septina merupakan panduan praktis bagi pembaca untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai qanaah dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini dirilis oleh Penerbit An-Nizam Media pada 2025, dengan ukuran 21 cm x 14,8 cm dan berisi 122 halaman. Buku ini memulai dengan definisi qanaah dalam kehidupan sehari-hari, disertai dengan contoh hidup sederhana dari Bilal bin Rabah r.a. dan teladan kesederhanaan serta rasa syukur dari Rasulullah saw. Inspirasi qanaah juga diambil dari kisah-kisah hidup nyata yang diilustrasikan dalam bab berikutnya. Bab selanjutnya membahas mengapa qanaah penting dalam kehidupan kita, dan bagaimana qanaah dan syukur dapat menjadi jalan menuju kedamaian hati. Buku ini juga menjelaskan hubungan erat antara qanaah dan syukur, serta mengajarkan cara mengatasi perasaan iri dan hasad. Bab berikutnya mengeksplorasi qanaah dalam Al-Qur'an dan Hadis, menyajikan ayat-ayat dan hadis-hadis terkait. Buku ini juga membahas dampak negatif konsumerisme pada jiwa manusia, termasuk ketidakpuasan yang terus-menerus dan stres serta kecemasan yang disebabkannya. Buku ini tidak hanya memberikan teori, tetapi juga memberikan praktik yang dapat diterapkan oleh pembaca untuk merasa cukup dengan apa yang mereka miliki, mengurangi godaan iklan dan tren sementara, dan melatih diri untuk hidup sederhana. Dengan demikian, buku ini menjadi panduan yang berharga bagi mereka yang ingin mempraktikkan nilai-nilai qanaah dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Unduh untuk perangkat lain: