Masa Pandemi Covid-19 telah mengusik jiwa dan raga manusia di tengah banyaknya korban hingga mencabut nyawa. Namun hal semacam ini jangan sampai menjadikan kita tak berdaya karena masih banyak hal yang bisa diloakukan walaupun stay at home. Salah satunya adalah dengan menuangkan ide-ide kreatif dalam sebuah cerita, ataupun puisi terlebih tentang Covid 19. Sehingga hal tersebut bisa menjadi wadah edukasi yang bermanfaat bagi setiap pembacanya. Tentu ada ikhmah pda setiap peristiwa. Seperti yang penulis lakukan pada masa pandemi covid-19 yang masih belum mereda ini, penulis dapat menuangkan ide-ide dalam bentuk puisi yang terangkum dalam bentuk karya buku kumpulan puisi yang sebagian besar, bahkan keseluruhannya berkisah atau bertutur tentang pandemic covid-19. Untuk selengkapnya dipersilakan pembaca menyimak setiap puisi yang ada pada buku kumpulan puisi ini.
Buku ini berjudul "Tak Seindah Namamu Corona" dan disusun oleh Dra. Ngatminah, M.Pd. Karya ini merupakan kumpulan puisi yang menanggapi fenomena pandemi coronavirus (disebut juga sebagai Corona) dari berbagai sudut pandang. Puisi-puisi dalam kumpulan ini mencerminkan emosi, pengalaman, dan refleksi penulis terhadap situasi yang menantang. Puisi-puisi ini tidak hanya mengekspresikan perasaan takut, kebingungan, dan kelemahan manusia dalam menghadapi pandemi, tetapi juga mendorong semangat resistensi, harapan, dan optimisme. Penulis berharap karya ini dapat memberikan perspektif baru dan memperkaya wawasan tentang puisi, terutama bagi pelajar dan mahasiswa yang mempelajari materi Pendidikan Bahasa Indonesia. Buku ini juga mengajak pembaca untuk terus berharap, berusaha, dan tetap optimis meskipun di tengah keterbatasan. Melalui puisi-puisi yang diberikan, penulis berharap dapat berkontribusi positif terhadap pembelajaran materi Pendidikan Bahasa Indonesia dan membantu pembaca memahami dampak pandemi Corona dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulannya, kumpulan puisi ini merupakan upaya untuk merespons dan memahami pandemi Corona dari sudut pandang kreatif dan emosional, dengan harapan dapat memberi manfaat bagi penulis, pembaca, dan masyarakat pada umumnya.
Unduh untuk perangkat lain: