“Denok, Kakang gagal menjadi pendampingmu sampai tua nanti. Kakang mandul. Carilah suami lain yang bisa memberimu anak,” ucap Anggit kepada Maya, istrinya. Maya sangat terkejut. Mendadak, jantungnya seolah berhenti berdetak. Ia tidak menyangka bahwa suaminya sangat terpukul dengan vonis mandul itu. “Denok ingin tetap menjadi istri Kakang selamanya, entah dengan atau tanpa anak. Tetaplah jadi suami Denok, Kang!” pinta Maya sambil duduk memeluk kaki suaminya. *** Bagaimana kelanjutan kisah rumah tangga Anggit dan Maya? Haruskah perceraian mengakhiri sembilan tahun perjalanan rumah tangga mereka? Simak kisahnya di dalam buku yang sangat menyentuh ini! Kisah-kisah lain yang tidak kalah menggetarkan juga dapat Anda jumpai dalam buku ini. Di antaranya, “Melati Putih”, “Suamiku”, “Kau adalah Sesuatu”, “Dua Garis yang Kunanti”, dan “Kuizinkan Engkau Poligami”. Selain itu, masih banyak kisah lainnya yang mengajak Anda tersenyum, terharu, dan bersyukur. Kisah mereka tersaji di sini dengan
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.