Timur dan Barat berpilin, tak terceraikan lagi: Ini ditulis Goethe pada abad ke-19, hampir dua ratus tahun yang lalu. Dan, dalam Diwan Barat dan Timur Goethe telah membuktikan bahwa bagi dia sendiri kalimat itu tidak sekedar hiasan bibir, melainkan kenyataan dan keyakinan yang menjadi salah satu dasar dalam berkarya dan bertindak. Maka, tak mengherankan jika Goethe dipandang sebagai perintis dan pelaksana dialog antara Timur dan Barat, juga sebagai arsitek jembatan kokoh antara dua dunia yang dikotominya terlalu kerap disederhanakan secara naif dan penuh prasangka dungu, seperti yang—sayang sekali—masih dan bahkan semakin dapat kita saksikan pada zaman sekarang. Goethe adalah seorang perintis dialog antara “Barat” dan Islam. Tokoh Jerman terbesar ini merasa sangat dekat dengan agama Islam, dan kedekatan ini pun sangat nyata dalam karya-karyanya, terutama Diwan Barat dan Timur. Dengan demikian, Goethe tentu sangat patut menjadi duta kebudayaan Jerman di negara-negara yang berpenduduk mayoritas beragama Islam.
Buku "Goethe - Tokoh Jerman Terbesar" karya Johann Wolfgang von Goethe, diterjemahkan oleh Berthold Damshäuser dan Agus R. Sarjono, mengandung kumpulan puisi yang mencerminkan beragam tema dan pengalaman pribadi Goethe. Buku ini dibagi menjadi dua bagian utama Bagian I yang berfokus pada batas-batas manusia, dan Bagian II yang mengandung kepingan kebijaksanaan bersama Friedrich von Schiller. Pada Bagian I, Goethe mengeksplorasi berbagai aspek hidup manusia melalui puisi-puisinya. Mulai dari pencarian ilmu dan pemahaman diri, hingga rasa rindu dan dendam, Goethe mengeksplorasi berbagai emosi dan refleksi diri. Puisi-puisi ini mencerminkan perjalanan spiritual dan filosofis Goethe, yang mencakup pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang makna kehidupan dan hubungan manusia dengan alam. Pada Bagian II, Goethe bekerjasama dengan Friedrich von Schiller dalam beberapa puisi, yang mencerminkan refleksi tentang kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan. Berbagai tema seperti karakter nasional Jerman, diskusi filosofis, dan karya-karya ilmiah juga terpapar dalam puisi ini. Puisi-puisi ini menawarkan pemikiran mendalam tentang hubungan antara manusia, filsafat, dan ilmu pengetahuan. Buku ini, dengan puisi-puisi yang rimbun dan mendalam, menawarkan gambaran yang mendalam tentang jiwa dan pemikiran Goethe, serta kontribusinya dalam literatur dan filsafat Jerman.
Unduh untuk perangkat lain: