Segera kuberbalik, berlari sekencang mungkin. Tak kuhiraukan ibu yang terus memanggil. Aku terus berlari membawa luka yang sangat perih karena sangat ingin bertemu dengan ayah, tapi mengapa dengan cara seperti ini? Aku merasa Tuhan tak adil. Aku terus berlari sekencang mungkin. Tanpa kusadari, dari arah yang berlawanan ada sebuah mini bus dengan kecepatan tinggi. Secepat kilat mini bus menghantam tubuhku, dunia terasa gelap. Ini adalah takdir yang harus kuterima, pasti ada hikmah di balik semua ini. Biarlah Pelangi tetap indah, melanjutkan hidup dengan lebih baik lagi. (Dede Sumiati)
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.