Buku ini adalah upaya penceritaan ulang cerita rakyatyang lebih responsif gender dan mengutamakan inklusi sosial. Proses penceritaan ulang ini diawali dengan penelitian oleh tim peneliti Pusat Gender dan Kessehatan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Malang. Secara spesifik, penelitian tersebut fokus pada represertasi gender dalam cerita rakyat. Penelitian yang berjudul Cerita Rakyat Responsif Gender ini bertujuaan salah satunya, untuk mengidentifikasi bias gender yang terkandung dalam cerita rakyat yang mutakhir. Dari hasil penelitian, para para peneliti berdiskusi dengan beberapa penulis cerita dan menuliskan ulang cerita rakyat dengan memberi penekanan pada nilai-nilai kesetaraan gender dan inklusisosial, tanpa mengubah inti cerita dan pesan pakok yang ingin disampaikan mhelalui setiap cerita
### Ini adalah sinopsis singkat buku "Kisah Ketangguhan Putri Nusantara," yang dirilis oleh CV. Beta Aksara pada tahun 2020. Buku ini mencoba memposisikan diri sebagai pembeda dalam dunia cerita rakyat, dengan tujuan tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga menumbuhkan pemahaman dan sikap kritis terhadap keadilan gender dan inklusi sosial. Buku ini berfokus pada cerita rakyat yang diadaptasi dengan perspektif keadilan gender dan inklusi sosial, mengubah gambaran stereotip tradisional. Cerita tersebut menggambarkan perjalanan Juk Seng, putri prabu yang harus meninggalkan istana dan belajar bekerja, berkorban, dan hidup sederhana. Meskipun menantang, Juk Seng menunjukkan ketangguhannya dan memahami bahwa kesederhanaan adalah inti ajaran yang diterima. Dengan rencana untuk menampilkan cerita rakyat dalam konteks modern, buku ini berharap dapat mempengaruhi pemahaman pembaca tentang keadilan gender dan inklusi sosial, sambil tetap mengeksplorasi elemen-elemen tradisional yang membuat cerita rakyat unik dan menarik.
Unduh untuk perangkat lain: