Masalah mendesak yang dihadapi bangsa Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 adalah bagaimana mempertahankan kemerdekaan dan memperoleh pengakuan dari negara lain. Ancaman bagi negara Indonesia merdeka bukan saja berasal dari pihak Jepang, tapi juga dari pihak Sekutu yang diboncengi Belanda (NICA). Para pemimpin kita saat itu menyadari bahwa posisi Indonesia masih lemah dan tidak mungkin mengandalkan kekuatan senjata. Sedangkan, untuk berjuang lewat perundingan dibutuhkan tokoh yang piawai dalam berdiplomasi serta bersih dari tuduhan kolaborator Jepang. Pada situasi genting inilah muncul tokoh Sutan Sjahrir yang kemudian mengemudikan Republik Indonesia menghadapi perundingan dengan Belanda. Di dalam buku ini dibahas situasi tanah air pasca proklamasi yang melatarbelakangi tampilnya Sutan Sjahrir sebagai Perdana Menteri I Republik Indonesia. Sepak terjang Sutan Sjahrir dalam mempertahankan negara Indonesia dari usaha Belanda yang ingin menguasai Indonesia kembali dan dampak perjuangan Sjahrir bagi keberadaan Republik Indonesia dikupas. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan semua kalangan dalam memahami peristiwa sejarah secara utuh tentang peran seorang Sutan Sjahrir pada masa perjuangan mempertahankan kemerdekaan tahun 1945-1947.
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.