Tiada Jembatan Yang Tak Luka: Bentala Puisi

Puisi
Tiada Jembatan Yang Tak Luka: Bentala Puisi

8 MB
ebook
182 Dilihat
Penerbit
ISBN
978-623-511-183-4
Kategori
eISBN
978-623-511-184-1
Wishlist
Bagikan

Sinopsis

Sajak-sajak yang telah dihimpun ini, sepertinya merupakan buah dari pelampauan. Going beyond...transcending...passing over. Disebut buah, menyiratkan bahwa tanpa pelampauan, sajak belum dapat dituliskan dan bahwa gerakan sukma itu sendiri, tetap tinggal sebagai pengalaman kedirian penulisnya. Dalam sajak-sajak ini, tema dan sudut penyingkapannya terasa kuat; barangkali karena penulisnya telah berangkat dan melampaui godaan yang seringkali menghasut penyair pada pangkal perjalanannya: sekedar memburu merdu bunyi kata yang beradu, semata bernikmat dengan ketakjuban, imaji-imaji yang meliuk dalam siklus khayali. Demikianlah. Hendragunawan S.Tayf. (Penyair, Dosen Unhas)

Generated by AI ✨

Deskripsi Buku

### Buku Buku ini berjudul "Tiada Jembatan yang Tak Luka" dan merupakan bagian kedua dari seri sastra yang terdiri dari dua kumpulan puisi. Koleksi puisi dalam buku ini mencakup berbagai tema, namun dominannya adalah sosial, politik, dan keamanan. Buku ini melanjutkan tema yang diusung dalam kumpulan puisi pertama, "Buat Apa Rindu Kau Terjemahkan?", yang lebih dominan pada romantika hidup. Namun, dalam "Tiada Jembatan yang Tak Luka," penulis berfokus pada permasalahan sosial yang lebih mendalam, mempertimbangkan isu-isu keamanan dan politik yang kompleks. Puisi dalam kumpulan ini ditulis oleh Unis Sagena dan disusun dengan bantuan Amien Wangsitalaja sebagai kurator. Buku ini juga melibatkan kontribusi dari H.M. Hasyim, Sri Musdikawati, dan Faroq Zamzami, yang memberikan kritik dan masukan pada beberapa puisi. Lukisan sampul dan puisi dirancang oleh Chiyoko Tanaka, sementara tata letak disusun oleh tim Hikam. singkat dari beberapa puisi yang termasuk dalam buku ini mencakup - "DIKEPUNG SUN TZU" - puisi yang menggambarkan perjuangan dan strategi dalam pertempuran, mengadaptasi teori Sun Tzu untuk situasi modern. - "SUNYANG BISING" - puisi yang membahas tentang ketenangan dan kebisingan, mungkin merujuk pada konflik internal atau eksternal. - "GILA!" - puisi yang menggambarkan perjuangan dan ketidaksetujuan terhadap situasi yang dihadapi. Buku ini tidak hanya sekadar kumpulan puisi, tetapi juga dokumen kreatif yang mencerminkan proses kreatif penulis dan berisi dokumentasi kepenyairan penulis yang cenderung bersyair dan eksperimen.

Tags:
Keyword:

Untuk membaca, silahkan unduh aplikasi di bawah ini:

Unduh untuk perangkat lain:

playstore windows appstore macos

Ulasan Pembaca

0.0 /5
5
(0)
4
(0)
3
(0)
2
(0)
1
(0)

Ulasan (0)

Urutkan
no-review

Belum Ada Ulasan

Jadilah yang pertama memberikan ulasan!

Tulis Ulasan

Orang Lain Juga Membaca Buku Ini

Buku Lainnya dari Penerbit Hikam Pustaka

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Kategori Umum

Selengkapnya

Buku Lainnya dari Sub Kategori Puisi

Selengkapnya

Buku Terbaru

Buku Terpopuler

Selengkapnya
Tiada Jembatan Yang Tak Luka: Bentala Puisi

Tiada Jembatan Yang Tak Luka: Bentala Puisi

Unis Sagena

Preview
Hubungi Kami
cara-membaca-buku