Membuat suatu karya untuk bisa dikenang dan dinikmati banyak orang, memanglah tidak mudah, banyak hal yang harus dikalahkan, prioritas tugas sehari-hari, sikap malas dan buntu ide serta rasa takut akan penilaian karya yang dihasilkan membuat kita terlelap dan memilih berada pada zona nyaman, namun apakah kita akan terjajah dengan itu? hanya diri kita yang mampu memeranginya. Karya buku ini merupakan salah satu perwujudan bisa menang dari rasa penjajahan yang muncul dari dalam diri.
### Buku Buku ini merupakan perjalanan hidup Atik Rakhmawati, seorang guru taman kanak-kanak, yang mencerminkan bagaimana ia menghadapi berbagai tantangan dalam karir dan kehidupannya. Mulai dari pengalaman menapaki dunia pendidikan dengan beasiswa short course hingga menjadi seorang pegawai negeri sipil, Atik berbagi pengalaman dan pelajaran penting yang diperolehnya. Tahun 2017 menjadi puncak kejutan yang tak terduga, di mana dia diundang untuk mengikuti diklat narasumber nasional yang mengubah arah hidupnya. Meskipun awalnya berpikir bahwa ini mungkin adalah modus penipuan, Atik tetap memilih untuk menerima tantangan tersebut. Dalam buku ini, Atik juga berbagi pengalaman belajar pendidikan inklusi di Australia, yang menambah wawasannya dalam bidang pendidikan. Tak hanya itu, dia juga berbicara tentang ketergantungan pada diri sendiri dalam mengatasi berbagai hambatan yang dihadapinya, termasuk sikap malas, rasa takut, dan zona nyaman. Dengan tuntas dan tajam, Atik menggambarkan proses berjuang untuk menjadi seorang guru profesional dan karya yang lebih baik di masa depan. Semua pengalaman ini menunjukkan bahwa totalitas dalam bertindak dan berbuat karya dapat menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang. --- di atas dirancang seolah-olah untuk cover belakang buku, memberikan gambaran singkat tentang isi dan pesan utama dari karya Atik Rakhmawati.
Unduh untuk perangkat lain: