Arka, seorang remaja pria, menemukan cermin tua di rumah barunya yang ternyata portal ke dunia lain. Terperangkap antara kenyataan dan mimpi, Arka harus menghadapi bayangannya sendiri yang tampak hidup. Saat ia mencari jalan kembali, Arka menyadari dunia cermin ini menyimpan rahasia kelam tentang dirinya dan takdir yang belum ia pahami sepenuhnya.
Rumah Baru dan Cermin Tua Di tengah keheningan, Arka, seorang remaja pria berusia enam belas tahun, memasuki rumah tua yang berdiri megah di padang rumput. Rumah itu berdiri menantang angin, dengan atap tinggi dan dinding berwarna putih pudar, mengungkapkan sejarah yang tersembunyi. Suasana rumah yang sepi dan penuh debu menambah kepenasaran Arka. Suara berbisik yang misterius sering terdengar di setiap sudut, mengundang pengejaran yang semakin dalam. Arka, yang mengenakan kaus abu-abu tua, celana jeans belel, dan sepatu kets yang sudah usang, memperhatikan setiap detail dengan cermat, mencari sumber dari bisikan misterius tersebut. Ketika lampu ruang tamu berkelap-kelip dan padam, meninggalkan kegelapan yang menambah ketegangan, Arka merasa ada yang mengundangnya dari balik cermin tua yang berdebu. Bayangan yang bergerak tak meniru dirinya sendiri, menambah kebingungan dan rasa penasaran Arka. Mencari jawaban di balik cermin tua, Arka terus berpetualang di antara ruangan-ruangan penuh misteri, mencari kebenaran di balik bisikan yang tidak pernah berhenti.
Unduh untuk perangkat lain: