Buku Teknik berjudul Buku Strategi Terpadu dengan Model USLE dan Sistem Informasi Geografis merupakan karya Sentot Purboseno. Erosi merupakan salah satu penyebab utama degradasi tanah dan kerusakan lingkungan. Erosi tanah, yang dipicu oleh kekuatan butir hujan yang menghantam permukaan tanah, merusak lapisan tanah atas yang kaya bahan organik dan nutrisi penting. Hilangnya lapisan subur ini menurunkan produktivitas tanah dan merusak keseimbangan hidrologi, yang pada gilirannya berdampak pada siklus air, tutupan lahan, dan keanekaragaman hayati. Buku ini menyoroti pentingnya perencanaan penggunaan lahan yang mempertimbangkan teknik konservasi yang efektif. Mengingat metode pengukuran erosi langsung sering kali mahal dan memakan waktu, model prediksi seperti Universal Soil Loss Equation (USLE) yang diintegrasikan dalam Sistem Informasi Geografis (GIS) menjadi alternatif andalan. Model ini dapat memprediksi tingkat erosi berdasarkan faktor-faktor spesifik setiap DAS (Daerah Aliran Sungai), seperti yang telah diterapkan pada beberapa DAS di Indonesia. Dengan menggabungkan teori, terjun langsung ke lapangan, dan aplikasi model prediksi, buku ini menjadi panduan penting bagi praktisi lingkungan, perencana wilayah, dan pembuat kebijakan dalam upaya menjaga kelestarian tanah dan sumber daya air. Berikut Daftar Isi Buku Teknik yang berjudul Buku Strategi Terpadu dengan Model USLE dan Sistem Informasi Geografis, diantaranya: Dasar-Dasar Erosi Tanah dan Kontribusi GIS Pengantar USLE & RUSLE Data Berbasis GIS untuk USLE & RUSLE Langkah Integrasi GIS dalam USLE/RUSLE Visualisasi dan Interpretasi Kasus-Kasus Erosi dari Integrasi GIS Modifikasi USLE Tantangan dan Potensi Integrasi GIS-USLE/RUSLE
### Buku "STRATEGI TERPADU DENGAN MODEL USLE DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS" oleh Dr. Ir. Sentot Purboseno, M.T., merangkum strategi integrasi antara Model Universal Soil Loss Equation (USLE) dan Sistem Informasi Geografi (GIS) dalam mengatasi masalah erosi tanah. Buku ini mencakup beberapa aspek penting, mulai dari konsep dasar USLE dan RUSLE, hingga metode penggunaan data raster dan vektor berbasis GIS untuk prediksi tingkat erosi dan pemantauan erosi secara efektif. BAB 1 mengintroduksi konsep USLE dan RUSLE serta menjelaskan bagaimana integrasi GIS dapat memperkuat aplikasi USLE dan RUSLE dalam pengendalian erosi. BAB 2 membahas teknik penggunaan data raster dan vektor dalam konteks USLE dan RUSLE, serta langkah integrasi yang diperlukan. Perangkat lunak pendukung yang dibahas dalam BAB 3 sangat penting untuk membantu dalam proses pengintegrasian ini. BAB 4 fokus pada visualisasi dan interpretasi data, memberikan panduan untuk visualisasi dengan GIS dan interpretasi spasial yang mendalam. BAB 5 membahas kasus-kasus erosi dari integrasi GIS-USLE, termasuk pemprediksi tingkat erosi, teknik dan metode pengendalian erosi di lapangan, dan hasil delineasi sub-DAS serta pemulihan dan rehabilitasi lahan erosi. Buku ini dilengkapi dengan sanksi pelanggaran hak cipta dalam UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, yang menjelaskan pembatasan pelindungan terkait penggunaan kutipan singkat, penggandaan untuk penelitian dan pengajaran, serta penggunaan untuk pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan melibatkan berbagai aspek erosi dan manfaat integrasi GIS-USLE, buku ini menjadi sumber yang sangat berguna bagi praktisi dan peneliti dalam bidang geografi dan lingkungan.
Unduh untuk perangkat lain: