Melalui buku pariwisata ini diharapkan dapat memberikan gambaran dalam pengelolaan wisata bahari dengan menerapkan kaidah-kaidah ekowisata dalam pengembangannya, termasuk pelibatan pihak swasta, masyarakat dan pemerintah. Buku ini juga dapat dijadikan contoh pembelajaran pengelolaan ekowisata bahari di suatu kawasan desa wisata, termasuk dampak ekonomi dan risiko-risiko ekologis yang mungkin ditimbulkannya. Pengembangan kawasan wisata pesisir saat ini tumbuh menjamur seiring dengan berkembangnya kegiatan wisata minat khusus atau lebih dikenal dengan ekowisata. Namun perkembangan wisata tersebut masih banyak belum diiringi dengan pengelolaan ekowisata yang benar sehingga di banyak lokasi pengembangan kawasan wisata termasuk desa-desa wisata bahari, juga menemui kegagalan.
singkat buku ini untuk cover belakang --- DESA WISATA BAHARI PULAU HOGA, WAKATOBI (TINJAUAN EKOLOGI, EKONOMI, DAN KELEMBAGAAN) Buku ini mempelajari Desa Wisata Bahari Pulau Hoga, Wakatobi, dari berbagai sisi ekoologi, ekonomi, dan kelembagaan. Mulai dari terumbu karang sebagai daya tarik utama, kondisi ikan karang, hingga ketersediaan air tawar dan zonasi kegiatan wisata. Analisis juga menyelami daya dukung kawasan wisata dan dampak ekonominya, baik langsung maupun tak langsung. Buku ini merupakan upaya menyelami potensi dan tantangan pengembangan Desa Wisata Bahari Pulau Hoga, Wakatobi, dengan berbagai aspek yang saling berkaitan. --- singkat ini merangkum isi utama dari buku yang mencakup aspek ekoologi, ekonomi, dan kelembagaan terkait pengembangan Desa Wisata Bahari Pulau Hoga, Wakatobi.
Unduh untuk perangkat lain: