Dalam kamus kehidupan Gio, cinta itu hanya hadir satu kali, seumur hidup. Jadi, begitu sudah kehilangan, dia tidak akan pernah mendapat kesempatan untuk merasakannya lagi. Prinsip itulah yang membuatnya memilih hidup bebas, tanpa mengharapkan cinta yang memang sudah lewat. Yang penting baginya hanyalah hatinya tidak lagi patah. Jess percaya bahwa tiap manusia hanya memiliki satu jodoh. Begitu disia-siakan, tidak akan pernah ada peluang kedua. Jadi, ketika dia melepaskan ‘jodohnya’ hanya karena kecemburuan bodoh, Jess tahu, dia akan menyesali semuanya dan meyakini bahwa jodohnya benar-benar sudah lewat. Dua manusia yang tidak percaya pada kesempatan kedua, dipertemukan oleh takdir. Mereka tidak berharap pada bahagia selamanya. Namun, saat peluang untuk saling mengobati luka itu ada, salahkah jika mereka mencoba?
Unduh untuk perangkat lain:
Jadilah yang pertama memberikan ulasan!
Bukunya bagus banget!
Lorem ipsum dolor, sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquam nulla iusto repellat qui, soluta laborum deserunt quis veritatis reprehenderit sint assumenda natus officiis! Nesciunt nisi eius rem dolor placeat consectetur.
Isinya daging semua cuy! Recomended.