Berbekal dalam haji merupakan perintah langsung dari Allah SWT. Pada ibadah lain tidak ada perintah yang spesifik tentang perbekalan. Hal ini berawal dari kafilah haji dari Yaman yang tidak berbekal sama sekali, ketika ditanya mereka menjawab: “Kami orang yang bertawakal”, maka turunlah firman Allah surah al-Baqarah ayat 197. Hal inilah yang menjadi inspirasi bagi penulis buku ini, tidak hanya bekal material tapi fenomena, prosesnya, dzohiriah dan batiniahnya juga perlu disiapkan. Buku ini sangat penting dan bermanfaat khususnya bagi jamaah haji reguler yang dibahas lebih fokus dalam buku ini, karena memang ada perbedaan yang signifikan antara Haji Reguler dan Haji Khusus. Maka sangat penting agar buku ini menjadi ikhtiar untuk menambah bekal persiapan haji. Melalui bekal yang cukup kita bisa lebih tenang, lebih khusyu’, dan menjadi haji yang mabrur. Semoga buku ini dapat menambah ketakwaan karena sebaik-baik bekal adalah takwa.
### Buku "Berbekallah...! 40 Anju Spiritual Haji" ditulis oleh Prof. DR. HM. Amin Syukur, MA, dan M. Zahri Johan, M.Pd. Buku ini merupakan panduan spiritual yang sangat komprehensif bagi para calon jamaah haji dan umrah. Isi buku ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pemahaman syar’iyyah dan fikiyah tentang haji dan umrah, hingga sejarah, filosofi, dan teladan yang dapat diambil. Buku ini juga memberikan petunjuk dan nasihat yang bermanfaat, serta menekankan pentingnya kesabaran dalam menjalani ibadah. Penulis membagikan pengalamannya pribadi, seperti pengalaman istri Prof. Amin Syukur yang harus menjalani operasi bedah otak dan bed-rest selama bertahun-tahun, yang menjadi contoh nyata tentang kesabaran dan tunduk pada petunjuk-Nya. Buku ini sangat disarankan bagi para pembaca yang ingin mendapatkan haji dan umrah yang berkualitas dan bermakna. --- singkat ini dirancang untuk cover belakang buku, memberikan gambaran umum tentang isi dan tujuan buku tanpa menyertakan informasi pribadi atau konten yang tidak relevan.
Unduh untuk perangkat lain: